KATA “HADITS” DALAM AL-QURAN

Peneliti: Wakas Mohammed

Penerjemah: Islam saja

 

Berikut ini adalah daftar kata hadits dan bagaimana digunakan dalam Al-Quran.

Berbagai arti dari kata hadits adalah narasi, ucapan, kata-kata, pidato, pendapat, pernyataan, ungkapan, wacana, cerita dan dongeng.

Ada 28 kemunculan kata hadits dalam Al-Quran dan akan ditunjukkan di bawah ini. Harap diperhatikan konteks (ayat-ayat sebelum dan sesudahnya) karena hal ini sangat penting untuk memahami makna ayat yang sebenarnya:

  1. Pada hari itu orang-orang yang menolak dan mendurhakai Rasul menginginkan bumi menelan mereka, tetapi mereka tidak dapat menyembunyikan HADITS dari Allah. [4:42]
  2. Dimanapun kamu berada, kematian akan menemukan kamu, bahkan jika kamu berada di menara-menara benteng. Jika menimpa pada mereka kebaikan, mereka berkata: “Ini dari Allah,” dan jika ada yang buruk menimpa mereka, mereka berkata: “Ini adalah dari Engkau!” Katakanlah: “Semua dari Allah,” apa yang salah dengan orang-orang ini, mereka hampir tidak memahami sebuah HADITS-pun! [4:78]
  3. Allah, tidak ada Tuhan selain Dia. Dia akan mengumpulkan kamu pada hari kebangkitan yang tentangnya tidak ada keraguan. Siapa yang lebih benar dalam hal HADITS dibanding Allah?. [4:87]
  4. Dan sungguh telah diturunkan kepada kamu dalam Al-Kitab, bahwa jika kamu mendengar ayat-ayat Allah akan ditolak dan diolok-olok, maka janganlah kamu duduk bersama mereka sampai mereka pindah ke sebuah HADITS yang berbeda, jika tidak (kamu lakukan), maka kamu seperti mereka. Allah akan mengumpulkan orang-orang munafik dan orang-orang kafir di neraka semuanya bersama-sama [4:140]
  5. Dan jika kamu melihat orang-orang yang campur tangan dalam ayat-ayat Kami, maka berpalinglah kamu dari mereka sampai mereka campur tangan dalam sebuah HADITS yang berbeda; dan jika setan memungkinkan kamu lupa, maka jangan duduk dengan orang-orang dzlim setelah ingat [6:68]
  6. Apakah mereka tidak memperhatikan kerajaan langit dan bumi, dan semua yang Allah telah ciptakan?. Mungkin saat mereka datang waktu dekat, maka dalam HADITS yang mana setelah ini mereka akan iman? [7:185]
  7. Dan adalah sedemikian rupa sehingga Tuhanmu telah memilih kamu, dan Dia mengajarkan kamu ta‘wil HADITS, dan Dia menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu dan kepada keluarga Yakub, sebagaimana Dia menyempurbakan nikmatNya kepada dua orang nenek moyangmu sebelum itu, Abraham dan Ishak. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Mengetahui, Bijaksana. [12:06]
  8. Dan orang dari Mesir yang membelinya berkata kepada istrinya: ‘Jadikan tempat tinggalnya yang murah hati, barangkali ia akan menguntungkan kita atau kita pungut dia menjadikan sebagai anak’. Dan demikianlah Kami memberikan kedudukan kepada Yusuf di negeri Mesir dan agar Kami mengajarkan kepadanya men-ta‘wil HADITS. Dan Allah memiliki kekuasaan penuh atas urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak tahu. [12:21]
  9. “Ya Tuhanku, Engkau telah memberi saya kedaulatan dan mengajar saya men-takwil HADITS. Pencipta seluruh langit dan bumi, Engkau pelindungku di dunia ini dan akhirat. Jadikanlah aku mati sebagai muslimin, dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang sholih. [12:101]
  10. Dalam cerita mereka adalah pelajaran bagi orang-orang berakal. Itu bukan sebuah HADITS yang diada-adakan, tetapi membenarkan tentang apa yang sudah ada dan memerinci segala sesuatu, dan petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang memiliki iman. [12:111]
  11. Mungkin kamu akan menyiksa diri kamu karena kesedihan atas mereka, karena mereka tidak akan beriman pada HADITS ini sama sekali. [18:06]
  12. Dan apakah HADITS dari Musa datang kepada kamu? [20:09]
  13. Kemudian Kami mengutus Rasul-rasul Kami berturut-turut. Setiap kali datang kepada suatu bangsa Rasulr mereka, mereka menyangkal dia. Maka Kami jadikan mereka mengikuti satu sama lain, dan Kami jadikan mereka HADITS-HADITS. Maka kebinsaanlah kepada orang-orang yang tidak percaya. [23:44]
  14. Dan di antara orang-orang, ada orang yang menerima HADITS tidak berdasar untuk menyesatkan dari jalan Allah tanpa pengetahuan, dan membawanya sebagai olok-olok. Mereka akan memiliki azab yang menghinakan. [31:6]
  15. Hai orang-orang yang beriman, jangan memasuki rumah Nabi kecuali jika kamu diundang untuk makan, tanpa kamu memaksa undangan seperti itu. Tetapi jika kamu diundang, kamu dapat masuk. Dan ketika kamu selesai makan, kamu harus pergi, tanpa menginap untuk menunggu sebuah HADITS. Hal ini biasanya mengganggu Nabi, dan dia malu untuk memberitahu kamu. Tetapi Allah tidak menghindar dari kebenaran. Dan jika kamu meminta kepada mereka (para istri Nabi) sesuatu, memintalah kepada mereka dari belakang penghalang. Yang demikian ini lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. Dan tidak boleh kamu menyakiti utusan Allah, atau kamu menikah dengan istri-istrinya setelah dia selama-lamanya. Sesungguhnya perbuatan itu adalah amat besar (disanya) di sisi Allah. [33:53]
  16. Tetapi mereka berkata: “Ya Tuhan kami, jadikanlah ukuran antara perjalanan kami lebih panjang’, dan mereka menganiaya diri mereka sendiri. Maka Kami jadikan mereka HADITS, dan Kami mencerai-beraikan mereka ke dalam kelompok-kelompok kecil. Sesungguhnya dalam hal demikian ini ada tanda-tanda bagi setiap orang yang sabar yang bersyukur. [34:19]
  17. Allah telah menurunkan HADITS yang terbaik, sebuah buku yang mirip dengan dua cara. Kulit orang-orang yang takut kepada Tuhan mereka gemetar karenanya, kemudian kulit mereka dan hati mereka melunak untuk mengingat Allah. Demikianlah petunjuk Allah; Ia menuntun dengan itu siapa yang Dia kehendaki. Dan bagi siapa saja yang Allah sesatkan, maka tidak ada yang dapat membimbingnya. [39:23]
  18. Ini semua adalah ayat-ayat Allah yang Kami bacakan kepadamu dengan kebenaran. Maka, dengan HADITS yang manakah setelah Allah dan ayat-ayat-Nya yang mereka percaya? [45:6]
  19. Apakah HADITS tentang tamu mulia Ibraham datang kepada kamu? [51:24]
  20. Hendaklah mereka mendatangkan HADITS seperti ini, jika mereka benar. [52:34]
  21. Apakah kamu mempertanyakan HADITS ini? [53:59]
  22. Apakah kamu mengabaikan HADITS ini? [56:81]
  23. Dan ingatlah ketika Nabi telah mempercayakan kepada sebagian istri-istrinya sebuah HADITS tertentu, maka salah satu dari mereka menyebarkannya, dan Allah memberitahu dia tentang hal itu. Dia kemudian memberitahu seorang istrinya sebagian dari berita tersebut, dan mengabaikan sebagian yang lain. Isterinya berkata: “Siapa yang memberitahu kamu tentang ini?”. Dia berkata: “Aku diberitahu oleh yang Maha mengetahui, yang paling Ahli ‘. [66:3]
  24. Oleh karena itu, biarkan Aku berurusan dengan orang-orang yang menolak HADITS ini, Kami akan memimpin mereka dari arah yang mereka tidak pernah merasakan. [68:44]
  25. Maka kepada HADITS apakah setelah ini mereka akan beriman? [77:50]
  26. Sudahkah sampai kepada kamu HADITS Musa? [79:15]
  27. Sudahkah sampai kepada kamu HADITS tentang pasukan? [85:17]
  28. Sudahkah sampai kepada kamu HADITS tentang sesuatu yang akan membebani? [88:1]

 

Kesimpulan

1)     Allah menggunakan kata HADITS untuk menggambarkan Al-Quran itu sendiri, dan juga maknanya yang bersifat umum.

2)     Al-Quran tidak pernah menggunakan kata hadits dengan cara kata yang umum digunakan pada saat ini (yaitu merujuk semata-mata kepada “hadits“ Nabi Muhammad, atau buku-buku “hadits“), yang dipahami sebagai 6 buku Hadits yang disusun antara tahun 180-280 H setelah meninggalnya Nabi Muhammad. Jauh setelah Al-Qur’an.

3)     Pada ayat 12:111 Allah menyatakan HADITS ini (Al-Quran) mem-fasal-kan/ memerinci segala sesuatu.

4)     Ada orang yang menerima HADITS yang tidak berguna, menurut ayat 31:6.

5)     Allah menyatakan bahwa Al-Quran adalah HADITS yang terbaik dan yang paling benar [4:87, 39:23].

Dan akhirnya … hanya ada dua ayat dalam Al-Quran yang menyebutkan kata hadits dan Nabi bersama-sama dalam ayat yang sama.

1)     Yang memberitahu kita apa yang terjadi ketika Nabi mengatakan kepada istri-istrinya sebuah HADITS:

Dan ingatlah ketika Nabi telah mempercayakan kepada sebagian istri-istrinya sebuah HADITS tertentu, maka salah satu dari mereka menyebarkannya, dan Allah memberitahu dia tentang hal itu. Dia kemudian memberitahu seorang istrinya sebagian dari berita tersebut, dan mengabaikan sebagian yang lain. Isterinya berkata: “Siapa yang memberitahu kamu tentang ini?”. Dia berkata: “Aku diberitahu oleh yang Maha mengetahui, yang paling Ahli ‘. [66:3]

Jika kamu berdua bertobat kepada Allah, maka hati kamu telah mendengarkan. Tetapi jika kamu bersatu melawan dia, maka Allah adalah penolong dia, dan begitu juga Jibril dan orang-orang percaya yang benar. Juga, para malaikat adalah para pembantunya. [66:4]

Jika ia menceraikan kamu, Tuhannya akan menggantikan dengan istri yang lain di tempat kamu – yang lebih baik daripada kamu, patuh, beriman, taat, menyesal, pemuja, saleh, baik yang sebelumnya pernah menikah, atau yang perawan. [66:5]

2)     Yang memberitahu kita bahwa mereka yang tidak tinggal dengan Nabi dan menunggu hadits dari dia ketika di rumahnya, secara jelas menunjukkan bahwa Allah membedakan antara hadits tersebut dengan HADITS-NYA (sebagaimana yang tercantum dalam Al-Quran), haidist yang itu tidak sama dan tidak perlu:

Hai orang-orang yang beriman, jangan memasuki rumah Nabi kecuali jika kamu diundang untuk makan, tanpa kamu memaksa undangan seperti itu. Tetapi jika kamu diundang, kamu boleh masuk. Dan ketika kamu selesai makan, kamu harus pergi, tanpa tetap tinggal untuk menunggu sebuah HADITS. Hal ini biasanya mengganggu Nabi, dan dia malu untuk memberitahu kamu. Tetapi Allah tidak menghindar dari kebenaran. Dan jika kamu meminta kepada mereka (para istri Nabi) sesuatu, memintalah kepada mereka dari belakang penghalang. Yang demikian ini lebih suci bagi hatimu dan hati mereka. Dan tidak boleh kamu menyakiti utusan Allah, atau kamu menikah dengan istri-istrinya setelah dia selama-lamanya. Sesungguhnya perbuatan itu adalah amat besar (disanya) di sisi Allah. [33:53].

Silakan mempertimbangkan apa yang jawaban anda untuk pertanyaan yang dinyatakan oleh ayat 7:185, 45:6 & 77:50. Jika anda ragu-ragu atas jawaban yang mana yang harus seseorang berikan, silakan baca ayat-ayat yang mengikuti dua ayat di atas.


Ringkasan singkat pandangan penulis terhadap buku-buku hadits:

Tidak ada satupun yang dapat dianggap sebagai Firman Tuhan yang harfiah/ langsung, karena ini hanya terkandung dalam Al-Qur’an.

Ahadits tidak mewakili ucapan/ tindakan langsung dari Nabi Muhammad, tetapi merupakan LAPORAN tentang ucapan/ tindakannya oleh generasi berikutnya. Ini merupakan perbedaan yang sangat penting.

Beberapa informasi dalam buku-buku hadits bisa jadi benar, tetapi tidak ada cara untuk mengatakan bagian yang mana, kecuali kita menggunakan standar tertinggi untuk membandingkan, yaitu Al-Qur’an. Situasinya mirip dengan Alkitab (yang ditulis pada 100 tahun setelah meninggalnya Yesus), sebagian memang benar, tetapi tidak ada cara untuk mengatakan bagian yang mana, kecuali kita menggunakan standar tertinggi untuk membandingkan, yaitu Al-Qur’an.

Tidak ada informasi dalam buku-buku hadits yang dapat digunakan sebagai SUMBER HUKUM, karena Al-Quran sudah lengkap dalam hal ini dan tidak membutuhkan pelengkap.

Ahadits mungkin masih boleh digunakan sebagai SUMBER INFORMASI untuk meningkatkan pengetahuan kita, seperti buku-buku lainnya. Namun, studi Al-Qur’an harus menjadi yang pertama dan terpenting.

 

Pesan pribadi dari penulis:

Jika anda membaca artikel ini dan datang dari latar belakang Muslim ahlul hadits (seperti saya, Sunni/ Syiah dll) anda mungkin akan memiliki keraguan tentang kebenaran dari artikel ini. Oleh karena itu, harap memverifikasi semua ayat-ayat tersebut oleh anda sendiri, terutama karena ini adalah perintah dari Allah. Tidak ada yang lebih kuat daripada melihat kebenaran untuk diri sendiri.

Katakanlah anda menerima bahwa ada kesempatan yang sangat kecil bahwa sebagai Muslim, kita tidak harus mengikuti buku-buku hadits sebagai sumber hukum … Anda mungkin bertanya pada diri sendiri bagaimana bisa begitu banyak Muslim menjadi sesat? Itu tidak mungkin ….. atau apakah mungkin?

Apakah anda lupa tentang orang-orang Kristen? Sebagai Muslim, kita percaya bahwa Yesus mengajarkan pesan yang sama seperti semua Nabi, yaitu kepercayaan pada satu Tuhan, bukan tritunggal atau bahwa Isa adalah anak Allah.

Biarlah saya jawab dengan menggunakan logika yang sama … ini tidak mungkin benar, karena terdapat lebih dari 1,5 miliar orang Kristen yang berpikir sebaliknya. Yesus harus menjadi anak Allah, Allah harus trinitas! Pasti begitu banyak orang dapat tersesat? Atau bisakah mereka tersesat?

Hanya karena banyak orang yang mengikutinya, tidak otomatis menjadikannya benar. Selama studi saya tentang Al-Quran, Saya kagum melihat bahwa Al-Qur’an itu sendiri menyatakan bahwa sebagian besar orang di bumi adalah sesat/ musyrik/ kafir. Dan itu tidak semuanya, kebanyakan mereka yang berpikir bahwa mereka percaya kepada Allah sebenarnya musyrik (orang-orang yang mengasosiasikan adanya mitra Allah). Apa lagi bukti yang anda butuhkan? Anda harus setidaknya menerima, bahwa ini adalah suatu kemungkinan.

Tentu, ini mungkin tampak seperti pandangan radikal … Anda mungkin berpikir: saya belum pernah mendengar hal ini sebelumnya … pasti merupakan sesuatu yang baru? Benarkah in itu?

Apakah anda sudah meneliti ini? Saya sudah, dan anda akan terkejut bila mengetahui bahwa pandangan saya dipegang oleh para pengikut awal Islam. Masih tidak percaya padaku? Ayo … silahkan diverifikasi … apa yang hilang dari anda kalau anda tahu hak anda?

 

Beberapa contoh praktis untuk menunjukkan apa yang sedang saya bicarakan…..

  • Perbedaan antara apa yang Al-Quran katakan tentang anjing dan apa yang narasi tradisi (hadits) katakan tentang mereka.
  • Yang disebut rukun pertama dari Islam tidak ada dalam Al-Qur’an.
  • Konsep 5 rukun Islam tidak ada dalam Al-Qur’an.
  • Ritual-ritual tradisional di dalam “haji” tidak semuanya ada dalam Al-Qur’an.
  • “Sholat” tradisional ritual 5 kali sehari dll tidak ada dalam Al-Qur’an.
  • Dalam Al-Qur’an, kata “hijab” TIDAK PERNAH berarti item dari pakaian, apalagi penutup kepala
  • Kata-kata “sunnah” dan “hadits” TIDAK PERNAH digunakan dalam Al-Quran seperti yang mayoritas gunakan saat ini.
  • Mindset (pola pikir) dan tindakan lebih dihargai lebih besar dari pada keanggotaan anda dari sesuatu yang disebut kelompok, misalnya Muslim. Lihat ayat 2:62.
  • Hukuman untuk murtadin (di hadits/ fiqh) bertentangan dengan Al-Quran, lihat ayat 4:137, 2:256.
  • Perbedaan fundamental antara “mumineen” & “muslimeen”, misalnya 49:14.
  • “Zakat” tidaklah sekali per tahun dan 2,5%, keduanya melawan rekomendasi Al-Quran tentang kapan pun anda menerima upah anda memberikan bagian yang adil, dari kelebihannya.

Atau, lakukanlah penelitian sendiri: www.studyquran.org

Sumber: http://mypercept.co.uk/articles/Hadith_in_Quran.htm

About these ads
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Comments

  • kamandaka  On July 4, 2013 at 10:26 pm

    ““Sholat” tradisional ritual 5 kali sehari dll tidak ada dalam Al-Qur’an.”
    Jadi menurut anda tidak perlu sholat kah?

    • Islam saja  On August 18, 2013 at 6:03 am

      Gambaran sholat di al-Quran tidak seperti atau tidak harus seperti “sholat” ritual yang sekarang.
      Jangan-jangan yang dianggap sholat selama ini bukanlah sholat yg dimaksudkan oleh Al-Quran.

      Sayangnya belum banyak ditemukan bukti historisnya.

  • linggo  On February 25, 2014 at 6:25 am

    Maaf, apakah anda shalat ?, seperti apa shalat anda ?, maaf…, 5 kali sehari kah ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: